Tertarik Menikmati Keindahan ‘Tanah Muna’? Yuk Intip Rute Transportasi beserta Rincian Biayanya

“Harga tiket masing-masing kendaraan berapa nih mba ke pulau Muna?”

Demikian salah satu tanggapan pada postingan sebelumnya tentang  Tanah Muna. Berhubung ada beberapa cara yang bisa ditempuh, jadi saya berjanji untuk menuliskannya di postingan lain. So, post kali ini dalam rangka melunasi janji. )

Oh ya kalau berbicara tentang Tanah Muna maka ada dua makna yaitu Kabupaten Muna dan Pulau Muna.

Apa bedanya?

Jadi gini, Muna itu awalnya adalah nama sebuah pulau yang letaknya berhadapan dengan Pulau Buton. Dahulu, kedua wilayah ini berbentuk kerajaan. Setelah Indonesia merdeka, masing-masing wilayah menjadi kabupaten. Kabupaten Muna beribukota Raha sedangkan Kabupaten Buton, ibu kotanya bernama Bau-Bau. Keduanya adalah bagian dari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berhubung secara geografis ada wilayah Pulau Buton yang lebih dekat ke kota Raha dan ada pula wilayah Pulau Muna yang lebih dekat ke Kota Bau-Bau. Maka untuk memudahkan urusan-urusan administratif, dalam pembagian wilayahnya, ada beberapa kecamatan di Pulau Buton yang masuk ke Kabupaten Muna. Sebaliknya ada beberapa kecamatan di Pulau Muna yang masuk dalam wilayah Kabupaten Buton.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat di peta ini. Semoga gak roaming ya. 🙂

Wilayah Kabupaten Muna yang terpisah oleh laut

Btw, kenapa sih saya harus ngejelasin perkara wilayahnya dulu? Sebab dalam tulisan ini akan membahas cara menuju kabupaten Muna dengan dua rute berbeda. Satu akan membahas cara menuju Pulau Muna, satunya lagi akan membahas cara ke wilayah Kabupaten Muna yang berada di Pulau Buton. Ok?

Baca Juga :

Langsung saja saya akan coba merangkum beberapa cara menuju Tanah Muna berdasarkan jenis transportasi yang digunakan.

  1. Pesawat

Jika ingin berkunjung ke Muna via pesawat udara, maka kamu bisa langsung memesan tiket pesawat dengan tujuan Bandar Udara Sugi Manuru. Harga tiket terendah dari Jakarta berada pada kisaran Rp. 1.500.000  dengan menggunakan multi maskapai. Sebelum menuju ke Pulau Muna pesawat akan transit terlebh dahulu di Bandara Hasanuddin, Makassar atau Bandara Haluoleo, Kendari.

Bandara Sugi Manuru terletak di Pulau Muna tepatnya di Kecamatan Konawe. Selanjutnya bisa menuju pusat kota Raha dengan menggunakan ojek atau mobil. Berhubung belum ada tarif paten, harga bergantung kesepakatan dan kelihaian menawar. Sebagai referensi biasanya untuk sewa mobil Rp 50.000/orang sedangkan ojek 80.000/orang. Jika ingin lebih hemat, keluarlah terlebih dahulu dari area bandara dan silahkan menunggu angkot di pinggir jalan. Sewa angkot sampai di kota Raha Rp. 20.000.

Kalau kamu merasa harga di atas kemahalan, saya sarankan untuk terbang lebih dulu ke Bandara Haluoleo, Kendari. Dari Jakarta ke Kendari, harga tiket terendah untuk kelas ekonomi berada pada kisaran Rp. 900.000. Harga bisa lebih murah jika terbang dari Bandara Juanda, Surabaya yaitu sekitar 700 ribuan.

Dari Kendari ke Tanah Muna, ada beberapa pilihan moda transportasi diantaranya :

  • Kapal Laut

Untuk menggunakan kapal laut, dari Bandara Haluoleo bisa langsung menuju Pelabuhan Nusantara Kendari dengan menggunakan bus bandara, taxi, travel, atau aplikasi online. Tiket bus bandara seharga Rp 30.000. Sedangkan taxi, travel, dan aplikasi online berkisar antara Rp 150.000 – Rp 200.000.

Ada beragam pilihan kapal laut yang bisa digunakan.

Yang pertama, Kapal Sagori atau Cantika. Beroperasi setiap hari pada pukul 07.00 WITA dan 13.00 WITA. Lama perjalanan 3-4 jam dengan biaya Rp. 125.000/orang.

Yang kedua, Kapal Malam. Beroperasi setiap hari dengan waktu keberangkatan pukul 22.00 WITA. Lama perjalanan 6-7 jam dengan biaya Rp. 125.000/orang. Ketiga, Jetliner. Beroperasi setiap hari Selasa dan Jumat pada pukul 08.00 WITA. Lama perjalanan 7-8 jam dengan biaya Rp 66.000/orang.

  • DAMRI

Jika menggunakan DAMRI maka akan ada dua pilihan.

Pertama,  via Torobulu – Tampo. Biaya sekitar Rp. 90.000.  Dari Kendari, DAMRI akan menuju Pelabuhan Torobulu dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam. Setelah itu menyebrang ke Pulau Muna dengan menggunakan kapal Feri kurang lebih 3 jam. Setelah sampai di Tampo, perjalan dilanjutkan kurang lebih 2 jam untuk sampai ke kota Raha.

Kedua, via Amolengo-Labuan. Biaya Rp. 90.000. Dari Kendari, DAMRI akan menuju Pelabuhan Amolengo dengan waktu tempu kurang lebih 3 jam. Setelah itu menyebrang ke Pulau Buton dengan menggunakan kapal Feri kurang lebih 30 menit. Setelah sampai di Labuan, perjalanan dilanjutkankurang lebih 2 jam untuk sampai ke wilayah Kabupaten Muna di Pulau Buton.

Nah, demikianlah cara-cara untuk menuju Kabupaten Muna. So, kapan ke Muna? 🙂

Source info : Pariwisata Muna

12 thoughts on “Tertarik Menikmati Keindahan ‘Tanah Muna’? Yuk Intip Rute Transportasi beserta Rincian Biayanya

  • April 8, 2021 at 2:09 pm
    Permalink

    wah agak ribet juga ya pembagian wilayah dan administrasinya, apalagi bagi saya yang belum tau sama sekali soal Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton.

    Ketika berada di kota orang lain, maka harus pandai bernegosiasi ya, jangan sampai kita diboongin.

    Ternyata banyak juga pilihan transportasinya. Tinggal kitanya aja mau pilih yang mana yang sesuai bujet atau yang paling nyaman.

    Makasih atas sharingnya

    Reply
    • April 10, 2021 at 3:04 am
      Permalink

      Itung-itung sebagai perkenalan buat orang-orang di luar Sultra (Sulwaesi Tenggara)
      Yupsss… kelihaian beradaptasi jadi modal buat traveling.
      Terima kasih juga sudah berkunjung.

      Reply
  • April 8, 2021 at 3:34 pm
    Permalink

    Pengetahuan umum yang dijelaskan oleh kak Waode ternyata mengingatkan saya waktu belajar GEOGRAFI atau IPS SD hehe. Inget bener kelas 6 SD menghapal batas2 suatu negara/daerah di Indonesia. Alhamdulillh pinternya dulu, sekarang hilang menguap..hehe

    Saya rasa pasti banyak orang yang membutuhkan artikel cara pergi ke tanah Muna dengan berbagai alternatif transportasi seperti yang dijelaskan pada artikel ini. Semoga tulisan di atas bermanfaat untuk banyak orang.

    Reply
    • April 10, 2021 at 3:03 am
      Permalink

      Dulu masih sedikit pak jadi gampang aja buat dihafalin. Sekarang nama-nama daerah semakin banyak. Aku yang seprovinsi aja masih banya yang gak tau.
      Aamiin semoga jadi sarana untuk mempromosikan kampung halaman.

      Reply
  • April 9, 2021 at 3:12 am
    Permalink

    Terima kasih informasinya kak, saya nunggu kelanjutan kisahnyanya tentang keindahan pulau Muna, pasti keren banget ya..

    Reply
    • April 10, 2021 at 2:58 am
      Permalink

      Terima kasih juga sudah berkunjung. In syaa allah komentar Mba jadi penyemangat untuk nulis lebih banyak . 🙂

      Reply
  • April 10, 2021 at 2:32 am
    Permalink

    Kampungkuu… Meski penuh liku-liku saat mudik, tetap jadi tempat pulang andalan. 🙂

    Reply
    • April 10, 2021 at 2:56 am
      Permalink

      Teteup… Seindah apapun tanah rantau, kampung halaman is the best. 🙂

      Reply
  • April 10, 2021 at 4:58 am
    Permalink

    Salah seorang sahabatku tinggal di BauBau. Jadi kalo ke Muna lebih bagus dari BauBau bukan mba? Aku gak masalah sih kalo naik kapal, asal gak lebih dari 24 jam. Kekeke. Walau pun aku pernah naik kapal 4 hari 3 malam pas ke Pontianak.

    Reply
  • April 12, 2021 at 5:47 am
    Permalink

    menarik banget destinasi wisata satu ini, ternyata selain buton kita juga bisa mengunjungi pulau muna ya. banyak juga pilihan transportasinya untuk ke sana.

    Reply
  • April 12, 2021 at 1:06 pm
    Permalink

    Saya baru tahu tentang pulau Muna. Sepertinya informasi saya tentang Indonesia ini sangat minim ya. Semoga ada kesempatan untuk ke sana.

    Reply
  • July 16, 2021 at 11:49 pm
    Permalink

    Thanks for another magnificent post. Where else could anybody get that kind of information in such an ideal way of writing? I’ve a presentation next week, and I am on the look for such information.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *